Keriaan Di Starbucks Paragon Gaya Baru

Pagi itu tidak seperti biasanya, yang biasanya tiap hari Sabtu pagi selalu bablas tidur sampai siang dan bersantai didepan tivi, kali itu tidak. Pagi-pagi sudah dapat undangan untuk menikmati suasana baru dari sebuah coffeeshop yang sangat hits di dunia perkopian, yaitu Starbucks Mall Paragon Semarang.

Continue reading “Keriaan Di Starbucks Paragon Gaya Baru”

Serunya Latih Tanding Bareng Nasmoco Semarang

Main basket, itulah hobi dari jaman SMP sampai kuliah yang sempet terhenti karena ga ada temen untuk diajak latihan. Yaa bukannya ga ada, ada aja sih tapi secara umum gitu, orang-orang yang biasa main secara jalanan atau sering disebut Streetball an di Undip Pleburan. Hanya saja, apalah aku ini yang pemalu untuk ikutan basketan streetball itu .. (baca: belum ada niat dan males)
Continue reading “Serunya Latih Tanding Bareng Nasmoco Semarang”

CSPM 2016 Kelar, Trus Bahagia …

Alhamdulillaah, acara foto yang sudah direncanakan beberapa bulan yg lalu akhirnya kelar juga. Ada kurang lebih 1000 pelajar dan mahasiswa pehobi foto yang turut meramaikan acara Canon Semarang Photo Marathon 2016. Selain itu, acara pembukaan juga didatangi oleh para pejabat yang ada didalam gambar poster (kecuali Wagub Jateng sih 😀 ).

Awal mula sempet ga percaya, tapi yaa melihat potensi dari tahun kemarin, hal tersebut bisa menjadikan motivasi untuk bisa menarik lebih banyak peminat foto tingkat pelajar dan mahasiswa. Tahun kemarin, peserta mencapai 810 orang, meski yang hadir sekitar 760an peserta, dan tahun ini mencapai angka 1000an lebih dikit dan yg hadir kisaran 992an peserta yang terdaftar sebelum hari H.

Aaah senangnyaaa …. semacam ada kepuasan bathin sih. Tentunya, keberhasilan acara ini merupakan kerjasama dalam tim yang sangat solid.

Acara berlangsung cukup meriah, kemeriahan ini mungkin karena adanya peran kedatangan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. Eh, ada juga Wakil Walikota Semarang yang familiar dengan panggilan Mbak Ita 😀 (susah sih kalo nyebut namanya..hehe). Sebenarnya sempet kuatir kalo acara tidak dihadiri oleh beliau-beliau mengingat kesibukan beliau yang sangat ruar biasa. Sempet dapat kabar kalo skedul Mas Gub sendiri sedang di Belanda saat itu, dan pulang ke Semarang disambung ke acara Borobudur Jazz pas hari Minggu disaat acara CSPM 2016 berlangsung. Akan tetapi, ternyata Mas Gub akhirnya menyempatkan membuka acara tersebut dan menyempatkan foto bareng-bareng peserta CSPM 2016 .. yeaaayy …

_MG_1616-resize

Belum lagi dengan kedatangan Mas Hendi yang hadir dan turut memberikan tema kedua untuk para peserta Canon Semarang Photo Marathon 2016.

_MG_1667-resize

Setelah pembukaan dan pembacaan tema, acara diteruskan dengan hunting untuk menjawab tema-tema tersebut. Tema untuk kalangan mahasiswa adalah kebersihan, sedangkan untuk kalangan pelajar temanya adalah air.

Ada juga pertunjukkan marching band yang dipersembahkan oleh Penerbad, sebagai sambutan pembuka sebelum hunting bertema. Banyak sekali para peserta dengan berbagai gayanya dalam memotret untuk mengabadikan pertunjukkan marching band tersebut.

_MG_1682

Banyak sekali ragam acara kala itu, selain pertunjukkan dari marching band, kemudian hunting bertema itu sendiri, ada lagi hunting selanjutnya sebagai hiburan untuk para peserta Canon Semarang Photo Marathon 2016. Tujuannya adalah para peserta bisa mendapatkan berbagai macam portofolio sambil melatih kemampuannya mengabadikan sebuah momen.

_MG_1831

Setelah acara panas-panasan berhunting foto, acara dilanjutkan dengan ngadem sambil dihibur solo orjen. Para peserta dihibur dengan alunan musik-musik santai yang kekinian, hingga suatu saat ada musik dangdut sampai akhirnya para peserta pun maju ke panggung dan sambil berjoget rame-rame, seruuu … 😀

Sayangnya, hiburan musik hanya berlangsung tidak begitu lama, karena acara selanjutnya adalah sharing foto yang disampaikan oleh fotografer profesional, yang telah melanglang buana ke berbagai daerah di Indonesia dan mengabadikan dalam sebuah buku fotografi, Ebby Vebby Adrian.

_MG_1953

Kak Ebby disini kita datangkan dari Jakarta untuk sharing mengenai teknis dan pengalamannya ketika traveling ke berbagai daerah di Indonesia. Ternyata, memotret dan traveling itu membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit, belum lagi dengan penyesuaian diberbagai tempat baru.

Waktu menjelang sore, tiba saatnya untuk menyampaikan hasil penjurian foto bertema yang telah dikumpulkan tadi. Semua mata tertuju kepada juri yang berada didepan panggung.  Hasil-hasil fotonya sangat bagus sekali, bahkan untuk kalangan pelajar yang merupakan gabungan peserta dari SD, SMP, SMA dan swasta. Dan beberapa foto nominasinya pun ditayangkan melalui layar yang terpasang didepan panggung. Untuk hasil-hasilnya bisa dilihat di sini yaa… 😀

Eh yaa .. ada liputannya dalam bentuk video juga lho 😀

Acara besar tahunan akhirnya kelar juga .. Alhamdulillaah …

Meski masih banyak kekurangan yang mungkin tidak tampak, itu akan menjadi sebuah pembelajaran buat kita semua para panitia Canon Semarang Photo Marathon 2016. Dan mumpung masih semangat dan mendapatkan respon positif, mulai tahun ini juga kita mempersiapkan konsepnya untuk #CSPM2017 😀

ah entahlah …. sepertinya kudu liburan dulu nih … 😀

 

 

salam manis,

[H]Yudee

Dateng Lagi ke Local Leaders Day 3 di Yogyakarta

Ternyata terakhir ngeblog ada di bulan Januari, ah sepertinya kok jadi pemalas gitu yaa? padahal kan sudah seharusnya seorang blogger itu ngeblog kan yaa ? (((blogger))) ..

Yaa, sebut saja aku ini blogger ala-ala toekang loenpia yang mempunya beberapa divisi blogger. Mulai dari blogger setahun sekali nulis (pas ultah loenpia), blogger lupa paswot, blogger bulanan, blogger hello world, blogger jalan-jalan, blogger bayaran atau blogger kuliner ?

Okelah, kali ini di tulisan ini aku akan cerita pengalaman kemarin sewaktu LLD 3 di Jogja pada tanggal 11 – 13 Maret 2016 di Eduhostel.

Dan beginilah ceritanya …

Dari dokumentasi video blog ala-ala tadi terlihat jelas kan.. kalo acaranya seruuu banget, dan orang-orangnya juga asik. Ada sih, beberapa peserta yang cakep dan lucuk, bisa dipastikan enggak jomblo gaess :)))

Semoga, kekompakkan temen-temen relawan ini semakin terjaga selama-lamanya.

 

 

 

 

salam manis,

[H]Yudee

Ada Apa Dengan Caiya #eh #AADC2

Sebagai manusia penikmat film, tentunya film yang berjudul Ada Apa Dengan Cinta 2 pasti menjadi sebuah penantian yang sangat sayang untuk dilewatkan. Dan kebetulan, karena ditraktir oleh kakaboss Dhimmas, jadilah aku menonton film tersebut dengan sukacita.

Beberapa kali obrolan di grup whatsapp Loenpia #LowoFlagship (yang kebetulan nama digrup masih itu) banyak menceritakan tentang film-film tersebut, apalagi minggu kemarin sempet dipamerin ama Pepeng sendiri kalo dia nonton gala premier di Jogja. Yaa jelaslah, karena pepeng tersebut masuk ke dalam film layar lebar tersebut dengan klinik kopinya dan sekarang sudah mulai terkenal. Peng … aku bolomu lho peng … 

Dari perbincangan di grup tadi semakin menguatkan rasa penasaran terhadap film tersebut, dan kesempatan nonton bareng dengan temen-temen JRU dan kakabos Dhimmas pun aku terima dengan gembira. Rasa penasaranku diantaranya adalah penasaran nanti pepeng tingkah laku perannya seperti apa ? penasaran kisah cintanya Cinta dan Rangga seperti apa ? penasaran settingan Jogja yang konon katanya jadi latar cerita itu bakalan seperti apa ?

Di Ada Apa Dengan Cinta 2 ini awal ceritanya adalah pertemuan ke-4 sahabat yang berkumpul dan saking kangennya ngumpul-ngumpul, akhirnya mereka menentukan satu tempat tujuan untuk berlibur rame-rame ke Jogja. Karmen yang sempat salah pergaulan pun menerima ajakan ini, meski sempat terlintas keraguan diantara sahabat-sahabatnya.

Di Jogja pun mereka tinggal disebuah villa yang menurut ke-4 sahabat ini sungguh eksotis, seperti banyak tanaman hijau, bangunan yang seperti setengah jadi tapi permainan interior yang cukup bagus, serta pemandangan luar yang indah sekali. Disini pun mereka menentukan tempat-tempat mana yang harus dikunjungi, seperti wisata kuliner dan tempat oleh-oleh, kecuali wisata ke candi-candi karena salah satu diantara mereka sedang hamil dan tidak boleh terlalu capek.

Sementara itu, ternyata Rangga mempunyai partner di New York, namanya Roberto dan mereka telah mendirikan sebuah coffeeshop yang mempunyai barista bernama Donna yang diperankan oleh Lei-lei Bavoil. Donna ini manis lho gaes, cuman disini Donna kasian sekali gajinya gak naik-naik.

Rangga pun tidak terlepas dari perangainya yang judes, cuek, dan sepertinya angkuh. Sesuai dengan namanya Rangga, Rai Nggatheli :D.

Melihat kegelisahan dari Rangga, Roberto pun menyarankan kepada Rangga untuk segera menyelesaikan permasalahannya, entah itu masalah dengan keluarga atau pun masa lalunya. Dan yang mengejutkannya lagi, ternyata Rangga mempunyai adik tiri. Dan maknjegagik adik tirinya ini pun muncul di hadapan Rangga, dan membujuk supaya Rangga ini kembali ke Indonesia dan menengok ibunya.

Akhirnya kegelisahan Rangga pun memuncak dan memutuskan untuk kembali ke Indonesia, turun di Jakarta untuk bertemu dengan Cinta tapi apa daya Cinta sudah pindah rumah. Kemudian, melanjutkan perjalanannya ke Jogja.

Kedatangan Rangga ke Jogja ini sebenarnya ingin mengumpulkan keberanian untuk menengok Ibunya. Akan tetapi di tengah keberaniannya itu, Rangga dihadapkan dengan sebuah penyesalan yang belum berakhir, sebuah penyesalan akan keputusan meninggalkan Cinta karena permasalahannya sendiri, sampai akhirnya mereka bertemu secara tidak sengaja di kota Jogjakarta.

Pertemuan mereka pun tidak jauh dari skenarionya Karmen, salah satu sahabatnya yang sangat mengerti akan perasaan Cinta. Bujukan sahabat-sahabatnya supaya Cinta menyelesaikan masalahnya dengan Rangga pun sempat mengalami pertengkaran kecil diantara mereka, sampai akhirnya Cinta pun menyanggupi untuk menghadapi pertemuannya dengan Rangga.

Dan akhirnya mereka bertemu dalam sebuah coffeeshop kecil, di tempat inilah muncul meme-meme ala ahensi dan lain sebagainya, yaitu Rangga … yang kamu lakukan ke saya itu jahad ! 😀

Obrolan mereka pun asik sekali, karena menceritakan keadaan mereka beberapa tahun yang lalu, dan penjelasan-penjelasan yang membuat penasaran diantara mereka. Sampai akhirnya, keasikan mereka pun berlanjut kemana-mana. Dan diantaranya adalah ke tempat klinik kopi, sebuah adegan yang aku tunggu-tunggu.

Ternyata Pepeng ini kenal deket ama Cinta, terbukti Pepeng tahu banget kebiasaan Cinta minum kopi jenis apa gitu. Dan dalam adegan ini, kecerewetan Pepeng tentang kopi sempet bikin hmmm si Rangga. Yang paling menggelikan dialog Pepeng yang menceritakan, “di tempat ini terdapat berbagai macam jenis kopi, just coffee”. Trus kemudian sempet terceletuk, “silakan coba ini kopinya … ambunen! ” :))

Selebihnya film ini menceritakan tentang kisah cinta mereka yang penuh intrik, gengsi dan masalah. Supaya lebih seru, memang harus nyoba liat sendiri filmnya, toh sekalian aja memaksimalkan kempen cinta film Indonesia 😀 gak ada salahnya kan ?

Di film ini juga sempet bikin … Oh ternyata yang kemarin ribut dipromoin temen-temen di path soal lagu “Nggir rak minggir tabrak !” itu ternyata ada di bagian film ini. Mantaapph …. perpaduan musik elektro dance dengan rapper ala Jawa.

#eh yaa, sempet ada tantangan dari #AADC2 soal berani gak nonton dengan pasangan yang sama pas nonton #AADC yang pertama. Tapi yaa jelas gak beranilaaah, secara udah jadi mantan dan udah beranak penak 3 gitu kok hehehe …

Selamat menonton yaa gaes …

 

 

salam manis,

[H]Yudee