Piknik Gayeng di Pulau Karimunjawa bareng Mas Gub

Pulau Karimunjawa

Sesampainya di Pulau Karimunjawa, kita disambut oleh Bupati Jepara, Kapolsek dan Camat Karimunjawa dan waktu itu menunjukkan pukul 18.30an waktu setempat. Setelah acara penyambutan, kita pun diantar bus menuju penginepan di Karimunjawa Inn.

Di penginepan ini yaa standarlah, kegiatannya adalah pembagian kamar dan kemudian makan malam. Awalnya tadi, aku sempat pasrah bakalan kudet – kurang apdet karena jaringan data di handphone ku sama sekali tidak bisa dipergunakan di Pulau Karimunjawa, akan tetapi di hotel ternyata ada wifi yang lumayan lah kencengnya, jadi ketakutan-ketakutan soal apdet pun sirna sudah 😀

Hari sabtu, jadualnya adalah mengikuti inspeksi Gubernur di alun-alun sambil jalan-jalan, maksudnya begitu turun dari bus kita akan jalan-jalan melihat beberapa tempat sekaligus yang kebetulan letaknya saling berdekatan di alun-alun.

Sayangnya aku melewatkan jalan-jalan pagi ke pasar tradisional dan puskesmas sekitar. Padahal sudah bangun pagi, udah nunggu jam 5 di kamar, eh karena melihat cuaca gerimis akhirnya tidur lagi deh :))

DSC05855 re

Tempat pertama yang dituju adalah pabrik es. Saat menuju lokasi ini, Pak Ganjar ditemani oleh Bupati Jepara dan Camat sekitar serta beberapa orang yang sepertinya pengelola daerah sini. Dari raut wajahnya Pak Ganjar, sepertinya beliau agak menyayangkan kalo tempat produktif tersebut malah terkesan seperti gudang dan kurang perawatan.

DSC05859

Setelah itu kemudian rombongan berjalan menuju tempat pembibitan ikan di sebelah gedung. Selama perjalanan, Pak Ganjar menyimak dengan serius tentang perkembangan dari tempat-tempat di alun-alun tersebut, bahkan beliau pun baru tahu ada beberapa tanah disini ini yang masih menjadi wilayah kepemilikan Pemprov Jateng.

DSC05864

Pak Ganjar melihat langsung tempat pembibitan ikan yang masih terbilang sedikit

Tempat pembibitan ikan ini masih terbilang baru, karena mulai dipergunakan sejak beberapa tahun silam. Beberapa tempat pembibitan terlihat sedikit, entah yang besar-besar sudah mulai di taruh tempat tertentu atau sudah dijual. Akan tetapi melihat tempatnya, tempat ini terbilang sejuk dan lumayan besar.

Kemudian jalan lagi menuju bengkel kapal, dan di tengah lapangan bertemu dengan petugas dari PLN yang sedang memasang instalasi. Dan terjadilan interaksi antara Gubernur dengan petugas tersebut. Dalam statementnya di media, mas Gub mengatakan bahwa seiring dengan beban listrik yang makin lama makin tinggi secara otomatis kebutuhan untuk menambah daya semakin kuat. Pemerintah Jepara pun tidak sanggup menanggung beban subsidi bahan bakar solar untuk PLTD yang terus naik, sampai akhirnya pengelolaan listrik dialihkan ke pengelolaan PLN melalui Indonesia Power. Harapannya di tahun 2016, kebutuhan listrik akan naik menjadi 18 jam perhari dan di tengah tahun nanti menjadi 24 jam. Jika nantinya telah teraliri penuh 24 Jam, mas Gub yakin potensi wisat di Karimunjawa bisa berkembang dengan cepat. (sumber kompas)




2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.