Perjalanan AMD Indonesia Dalam 5 Tahun, Dari AMD Ryzen Hingga Framework AMD Advantage yang Canggih

Menjelang akhir tahun 2021, AMD Indonesia menggelar acara dengan tema kaleidoskop AMD Ryzen. Di dalam acara yang berlangsung secara hybrid, secara online dengan zoom meeting dan offline, AMD Indonesia berbagi pengalaman AMD Ryzen selama 5 tahun bersama media, blogger, dan konten kreator.

Donnie Brahmandika, Product and retail Enablement AMD Indonesia, mengatakan tahun ini merupakan lima tahunnya AMD Ryzen, dengan hadirnya AMD Ryzen telah mengubah semua teknologi yang ada di personal computer.

Donnie Brahmandika, Product and retail Enablement AMD Indonesia (Dokumentasi AMD Indonesia)

Dalam acara ini, Donnie menjelaskan tentang peningkatan dari AMD Ryzen sejak keluarnya generasi pertama.

Tahun 2017 AMD merilis sebuah prosesor dengan nama AMD Ryzen, dengan hadirnya AMD Ryzen ini menjadi sebuah evolusi di dalam sebuah perangkat laptop, dan ini menjadi sebuah prosesor tercepat untuk laptop seri ultrathin, selain itu AMD juga mengumumkan pertama kalinya kartu grafis integratednya adalah Radeon Vega.

Pada tahun 2018, AMD merilisi AMD Ryzen 3000 mobile series, pada seri kedua ini, AMD mengenalkan sebuah prosessor yang ditujukan untuk gaming laptop, yaitu Ryzen 3000 H Series, dengan dua varian, Ryzen 5 dan Ryzen 7. Hadirnya Ryzen 3000 H series ini menjadi cikal bakal dari performa gaming.

CPU roadmap (tangkapan layar)

Pada tahun 2020 menjadi sebuah tolak ukur AMD dalam menciptakan sebuah prosesor yang terbaik untuk jenis laptop ultrathin maupun gaming, yaitu dengan menggunakan arsitektur 7nm.

Dengan 7nm banyak lompatan-lompatan kinerja dari prosesor AMD Ryzen dibandingkan dengan generasi sebelumnya, terutama dari sisi CPU corenya ada peningkatan yang sangat efisien dibanding dengan generasi sebelumnya termasuk dari baterainya.

Pada tahun ini pula, terjadi sebuah evolusi laptop, yang awalnya laptop gaming berdimensi tebal dengan layar 15 inch, dengan hadirnya AMD Ryzen 4000 series, AMD bersama OEM memperkenalkan sebuah laptop dengan Core factor lebih tipis.

AMD Ryzen 4000 Series merupakan prosesor x86 pertama yang menggunakan arsitektur 7nm dengan 8 core dan 16 thread untuk laptop ultrathin.

Dengan hadirnya AMD Ryzen 4000 series ini dapat memberikan performa prosesor yang lebih cepat dan efisiensi daya yang optimal.

Di tahun berikutnya,  tahun 2021 sekitar bulan Maret, AMD menghadirkan AMD Ryzen 5000 series yang berbasis Zen 3.

Pada Zen 3 ini semakin banyak performa yang ditawarkan oleh AMD dibanding dengan performa generasi sebelumnya, bahkan di AMD Ryzen 5000 series sampai saat ini satu-satunya prosesor yang menggunakan minimal 4 core dan multi thread, dan peningkatan untuk cache memorynya.

AMD Ryzen 5000 series, selain menggunakan arsitektur Zen 3, juga masih menggunakan 8 core dan 16 thread untuk laptop ultrathin.

Perkembangan AMD mulai dari AMD Ryzen 3000 series, yang selanjutnya menjadi AMD Ryzen 4000 series dan saat ini AMD Ryzen 5000 series sangat meningkat signifikan, terutama saat prosesor ini dikombinasikan dengan kartu grafis yang terkini.

Pada seri sebelum AMD Ryzen 5000 series, seringkali mendapati kartu grafis yang dikombinasikan hanya kartu grafis yang mainstream atau belum high end, dan semua terjawab dalam seri terbaru di AMD Ryzen 5000 series.

Di AMD Ryzen 5000 series, AMD pertama kalinya memperkenalkan prosesor HX series yang merupakan unlocked untuk sisi prosesor, dengan arsitektur yang masih sama dengan Zen 3.

Dari situ bisa dilihat, bahwa AMD memberikan sebuah fitur atau inovasi terutama utk perangkat laptop. HX series ini the best processor untuk para gamer, dan Ryzen 9 5900HX merupakan prosesor terbaiknya Ryzen sampai saat ini.

Di bulan Juni 2021, AMD juga memperkenalkan Kartu Grafis untuk mobility perangkat laptop yang berbasisi AMD RDNA 2 yaitu AMD RX 6000M Series yang dirancang untuk menunjang keseharian laptop gaming.

AMD Advantage design framework (tangkapan layar)

Di akhir 2021, AMD mengeluarkan desain framework dengan nama AMD Advantage, yaitu sebuah desain framework yang memberikan standarisasi yang tidak hanya performa saja, display harus premium yang menghadirkan 3 poin kunci seperti,

  1. Amplified Performance, karena dengan menggunakan AMD Ryzen 5000 series dan kartu grafis AMD RX 6000M series mempunyai kemampuan untuk mengaktifkan fitur yang bernama AMD SmartShift dan juga bisa menggunakan fitur AMD Smart Access Memory.
  2. Premium Display, selain dengan performa yang bagus, pengguna laptop gaming membutuhkan tampilan yang bagus. Layarnya merupakan layar yang premium, mulai dari tingkat kecerahan minimal 300 nits, 100% sRGB, dan 72% NTSC dengan panel OLED ataupun IPS, Full HD atau 4K, serta refresh rate mencapai 144 Hz.
  3. Built to Game, selain dengan display yang bagus tentunya laptop ini harus mempunyai perangkat yang sesuai dengan karakter laptop gaming, seperti penggunaan storage NVMe, memiliki sistem pendinginan yang jauh lebih optimal yang dapat menghasilkan suhu rendah pada area sekitar palm rest, terutama pada sektor tombol W, A, S, D tetap stabil pada temperatur kurang dari 40 derajat celcius, dan juga ketahanan daya baterai yang mampu melebihi 10 jam demi kepuasan bermain game.

Itulah sekilas kaleidoskop AMD, yang mengulas dirilisnya AMD Ryzen sejak tahun 2017 hingga 2021, dan beberapa teknologi terbaik yang dipersembahkan oleh AMD.

 

 

Proud to be Indonesian Dengan Bijak Bermedia Sosial

Setelah sekian tahun, #eh terakhir di acara #NetizenGathering 2018 ding, dan alhamdulillaah MPR kembali mengadakan kegiatan Netizen Gathering 😀 . Untuk yang pertama kali mengikuti kegiatan ini akan mempunyai sebuah pertanyaan, kenapa MPR mengumpulkan para blogger-blogger / warganet (netizen) di kota Semarang ?

MPR hadir untuk merefresh para generasi muda dengan proud to be Indonesian, bijak bermedia sosial dalam mewujudkan karakter bangsa. MPR berharap bisa bersama-sama dengan anak muda sebagai generasi bangsa, menjaga rumah bangsa Indonesia.

Ibu Siti Fauziah, S.E., M.M – Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal MPR RI

Dengan mengusung tema bijak bermedia sosial dalam mewujudkan karakter bangsa, harapannya para anak muda yang merupakan generasi bangsa ini bisa saling menghargai, menghormati sesama pengguna media sosial lainnya.

Seringkali kita temui, ada komen yang pedas atau negatif dalam sebuah postingan, bisa menimbulkan permusuhan. Belum lagi, di era politik yang sangat gencar produksi berita palsu / hoaks seringkali orang lebih suka langsung membagikan ke media sosial tanpa menyaring dulu informasi tersebut benar atau tidak sebelum dibagikan.

Berangkat dari inilah, MPR RI ingin kita sebagai generasi muda penerus bangsa untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, jangan mudah tersulut permusuhan dan perpecahan. Menjadi seorang generasi muda yang bijak yang bukan hanya untuk diri sendiri melainkan untuk bangsa, dengan menciptakan suasana yang damai.

 

Proud to be Indonesian

Bicara mengenai bangga menjadi orang Indonesia atau proud to be Indonesian, tentunya tidak diragukan lagi. Siapa sih yang tidak bangga, mempunyai negeri yang geografisnya kepulauan, mempunyai beragam ras, budaya, adat, kuliner dan bahasa, eh agama juga.

Bayangin aja, posisi saya di Semarang, di Provinsi Jawa Tengah ini terdiri dari beberapa kabupaten, dan didalamnya ada tradisi adat dan kuliner yang beragam, belum lagi bahasa daerahnya, keren kan!

Belum lagi ketika kita menjelajah ke Daerah Istimewa Yogyakarta, atau ke Jawa Barat atau ke Jawa Timur atau ke ibukota Jakarta.

Kalau mau dituliskan ke dalam sebuah tulisan, tentunya keindahan alam dan keberagaman budaya adat dan kuliner di negeri ini akan sangat panjang sekali.

Dengan acara ini, tentunya sebagai generasi penerus, kita diingatkan kembali tentang makna bangga menjadi warga/warganet Indonesia yang selalu menjunjung persatuan dan kesatuan.

 

Apakah kita bisa bijak bermedia sosial ?

Sebuah pertanyaan yang bagus dan langsung to the point!

Inshaa Allaah bisa! semuanya tergantung dari niat kita dalam bermedia sosial. Banyak sekali generasi milenial sekarang ini lebih menyukai hal yang berbau visual dan sedikit membaca konten didalamnya. Ada beberapa hal supaya kita bisa terpengaruh secara positif dalam bermedia sosial. Diantaranya adalah :

  1. Bermain sosial media secukupnya
    Dengan bermain sosial media secukupnya, tentunya waktu yang lainnya bisa digunakan untuk kegiatan yang produktif. Tentunya masih banyak target yang ingin dicapai dan tidak ingin target tersebut terbuang sia-sia bukan ? Jadi pergunakan waktu secukupnya untuk bermain sosial media.
  2. Hindari akun-akun gosip
    Kalau hanya melihat tanpa harus mencari tahu alias kepo, tentunya tidak menjadi masalah, yang menjadi masalah adalah ketika kita terlalu menganggap serius berita dari akun-akun gosip yang kemudian mencari tahu dan menghabiskan waktu untuk membicarakan berita-berita gosip tersebut.
  3. Berkomentar positif
    Dengan memberikan komentar positif ke akun teman atau siapapun, tentunya akan saling memberikan dampak yang positif. Ingat kata pepatah, apa yang kita tuai, itu nanti apa yang akan kita dapatkan ^_^.
  4. Follow akun-akun yang mempunyai dampak positif
    Memfollow teman tentunya hal yang baik, supaya bisa saling berinteraksi di dunia sosmed. Selain itu, memfollow akun-akun motivasi tentunya akan selalu memberikan nasehat-nasehat yang baik untuk kepribadian kita. Tentukanlah apa yang ingin kamu cari di sosial media, baik itu tentang wisata, ilmu pengetahuan, olahraga, motivasi atau yang lainnya.
  5. Menyaring informasi sebelum dibagikan.
    Ini yang paling penting, saring dulu sebelum dibagikan. Dengan menyaring informasi, bisa mengurangi penyebaran berita-berita hoaks. Ingat, sekarang ada Undang-undang ITE yang mengatur tentang penyebaran berita hoaks ada sanksi pidana. Seperti dikutip dari berita kominfo, bahwa pelaku penyebaran hoaks termasuk dalam tindakan hukum, sehingga baginya akan dikenai sanksi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Pada pasal 45A ayat (1) UU ITE disebutkan, setiap orang yang sengaja menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik bisa dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Dari 5 hal tersebut, mana yang sekiranya berat menurut kalian ? boleh lah kalo mau tulis di komen …

 

 

 

salam manis,

Hyudee

Sudah Siapkah Untuk Beralih ke Red Hat OpenShift

Untuk para programmer, developer dan architects, nama Red Hat tentunya sudah tidak asing lagi di telinga mereka, karena sebagian diantara mereka pastinya telah menggunakan opensource dari Red Hat dalam pembuatan sebuah aplikasi.

Pergerakan teknologi architect ini sangat cepat, banyak sekali tren bermunculan sehingga permintaan user terhadap teknologi dalam aplikasi itu sendiri makin meningkat, seperti jangan sampai ada kejadian aplikasi tidak bisa diakses, terjadi downtime, crash dengan aplikasi yang lain.

Hal ini membutuhkan sebuah pendekatan dalam teknologi baru, tentunya lebih menyesuaikan dengan kebutuhan programmer/developer, architects tersebut, jangan asal mengikuti tren teknologi baru tapi kurang begitu menguasai sehingga tidak memberikan sebuah solusi terhadap user dan membuang waktu serta biaya.

Untuk itu, Red Hat  memberikan solusi-solusi yang dibutuhkan untuk membantu para teknologi architect, programmer/developer dalam pengembangan aplikasi menjadi lebih stabil, aman dan modern.

Read more

Terobosan Baru Radjawali SCC Untuk Seni Budaya Kota Semarang

Selasa 5 Maret 2019 kemarin, aku mendapatkan sebuah undangan untuk menghadiri sebuah acara pengenalan gedung baru di Jl. Kapten Pierre Tendean 32, Semarang.  Awalnya sih memang penasaran, seringkali lewat dan aku pikir itu gedung apa gitu, malah sempat terlintas kalo itu rumah pribadi. Ternyata bukan gaesss … hehehe …

Jadi, nama gedung tersebut adalah Radjawali Semarang Culture Centre. Sebuah gedung kesenian yang bercita rasa seni tinggi.

Awal ketika masuk, parkirnya luas dan gedungnya mempunyai desain yang artistik sekali. Ada ornament-ornamen batik di eksteriornya. Ternyata ada makna dibalik keunikan eksterior gedung tersebut. Kesan artistic tersebut menggambarkan wujud kekayaan alam dan kebudayaan Indonesia yang diterjemahkan dalam 3 unsur yang meliputi hutan, laut dan batik. Hutan direpresentasikan dengan batang yang melengkung menjulang keatas di bagian sisi kiri, melambangkan kekuatan, kebijaksanaan dan pemberi kehidupan. Kemudian Laut, direpresentasikan dengan lengkungan di bagian tengah atas depan melambangkan ketenangan, kekayaan dan keragaman. Sedangkan untuk Batik menggambarkan ciri khas kebudayaan dan kebanggaan Indonesia.

Makin kerennya lagi, gedung tersebut dipersembahkan sebagai sumbangsih pada kota Semarang dan Jawa Tengah, khususnya di bidang seni dan budaya. Hanya saja, gedung Radjawali Semarang Culture Centre (Radjawali SCC) baru akan hadir resmi beberapa bulan kemudian, tepatnya pada bulan Agustus 2019.

 

Visi & Misi Radjawali SCC

Tidak melulu pada sebuah organisasi resmi saja yang mempunyai visi misi, gedung ini pun mempunyai visi dan misi demi tercapainya tujuan dibangunnya gedung seni budaya ini. Sebagai visinya, gedung ini sebagai pusat seni budaya dengan Performance Hall bagi penikmat dan pecinta seni budaya di kota Semarang dan Jawa Tengah khususnya, dan Indonesia secara umum. Selain itu, mewadahi seni dan budaya warisan Indonesia dengan inovasi kreasi dan standar pelayanan mutu yang tinggi, sehingga bisa menjadi pusat seni budaya yang unik dan menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia.

Adapun untuk misinya, bukan hanya menjadi sebuah wadah untuk menghibur, akan tetapi turut menginspirasi dan melestarikan seni budaya Indonesia agar karya seni Indonesia dapat berkembang mengikuti perkembangan jaman tanpa kehilangan jejak ditengah pesatnya perkembangan kesenian internasional.

 

Asal Nama Radjawali

Nah, kalian tahu belum untuk nama Radjawali ini diambil dari mana ?

Menurut Bp. Andre Handrijana selaku GM. Radjawali SCC, nama Radjawali ini diambil dari nama sekolah dasar yang didirikan oleh ayah pemilik gedung ini. Dimana letak sekolah dasar tersebut berada di daerah Juwana Kabupaten Pati. Dan salah satu alasan dibangunnya gedung ini adalah sebagai wujud terima kasih dari pemilik gedung kepada orang tua dan semua leluhurnya, karena masa kecil pemilik gedung Radjawali SCC dihabiskan di kota Semarang.

Gedung Radjawali Semarang Cultural Centre ini memiliki 3 bagian utama, meliputi Outdoor Plaza, Multifuction Hall dan Performance Hall.

Outdoor Plaza ini merupakan ruang terbuka yang berada didepan gedung dan dapat difungsikan sebagai sarana pagelaran outdoor, olah raga dan sarana berkumpulnya komunitas. Selain itu juga difungsikan sebagai parker.

Multifunction Hall, berada di lantai 1. Ruangan ini didesain untuk memamerkan karya seni, pertunjukan seni dan acara pribadi serta kegiatan seminar/workshop. Ukurannya cukup luas, yaitu 400 meter persegi.

Performance Hall terletak di lantai 2. Untuk ruangan ini didesain sebagai tempat pertunjukan utama. Didalamnya terdapat panggung berukuran 16 x 7 meter, LED videotron P4 dengan ukuran 12 x 6 meter, FOH beserta sound engineering, operator lighting dan operator multimedia. Untuk tempat duduknya terdapat sejumlah 279 kursi yang susunannya dari atas ke bawah seperti layaknya gedung bioskop.

Oh yaa, kemarin sempat ada beberapa pertunjukan di dalam Performance Hall, seperti Ballet yang dipersembahkan oleh Maranatha Ballet. Kemudian ada paduan suara dari Unika Soegijapranata yang ternyata mempunyai prestasi yang gemilang, pertunjukannya sampai ke eropa. Dan ada pertunjukkan teater yang menceritakan tentang tragedy yang terjadi di Indonesia pada masa lampau.

Seru dan menarik sekali.

Maka dari itu, aku pun makin penasaran untuk pertunjukkan seni budaya kedepannya. Semoga, dengan adanya gedung yang mempunyai fasilitas modern ini bisa menelurkan seniman-seniman yang hebat dari kota Semarang, yang tentunya akan membuat sebuah hiburan yang menarik bagi penikmat seni budaya di kota Semarang.

Yuk, Santun bermedia social bareng-bareng #IniBaruIndonesia

Ngono yo ojo ngono! (gitu tapi yaa jangan begitu)

Mungkin itu sebuah ungkapan ketika kita berjejaring di media social, entah itu terhadap teman deket atau teman online. Meski dekat, tetaplah santun dalam berkomunikasi di media social. Karena apa ? yaa jelas karena percakapan kita akan terekam di jejak digital dan juga dibaca oleh para pengikut kita di media social tempat kita berkomunikasi. Efeknya, kalau positif sih oke aja sih, akan tetapi kalau negative, bisa jadi pengaruh yang kurang baik di masyarakat, belum lagi sanksi social lainnya, seperti dinyinyirin atau dimusuhin?

Nah, seperti itulah kegelisahan-kegelisahan yang terjadi akhir-akhir ini. Sebagian dari peran media social bukan lagi sebagai media berjejaring menjadi kawan, tapi malah saling menyakiti. Boleh jadi karena sensitive menjelang tahun politik atau memang watak orang mencari sensasi supaya cepat terkenal dengan cara yang kurang baik. So Stop make Dumb People Famous !!

Dari kegelisahan tersebut, tentunya anak muda mempunyai peran yang sangat penting. Pemuda yang mau menjadi agent of change / agen perubahan yang mempunyai pengaruh untuk memberikan contoh positif kepada para pengikutnya. Pemuda yang setidaknya bermedia social secukupnya dan memanfaatkan untuk share hal yang positif. Itulah pemuda yang diharapkan oleh bangsa kita ini.

Dan kali ini, aku bersama teman-teman mendapatkan kesempatan lagi untuk bertemu di Netizen Gathering MPR di Jakarta. Ini merupakan penantian setelah sekian lama tidak ada kelanjutan lagi mengenai sosialisasi 4 Pilar MPR, eh akhirnya ada lagi, hanya saja kali ini belum kota per kota melainkan dijadikan satu pertemuan di Jakarta.

Di Jakarta, ada sekitar 44 orang yang turut hadir itu terdiri dari 11 kota yang pernah disinggahi oleh MPR ketika roadshow Netizen Gathering MPR, salah satunya Semarang.

Salah satu acara yang paling penting adalah membicarakan tentang isu-isu yang berkembang di masyarakat akhir-akhir ini. Bisa dipastikan, permasalahan di daerah pastilah sangat beragam. Seperti kelompokku sendiri, ternyata Bali menyimpan segudang permasalahan kecil yang lama-kelamaan kalau tidak segera diselesaikan bakalan menjadi besar masalahnya. Begitu juga dengan Makassar yang konon orang lebih suka menghakimi kalau anak-anak muda Makassar itu suka bikin bikin kerusuhan, terlebih lagi para mahasiswanya. Nah, dari sekian permasalahan itu kami setidaknya mencari solusi, kenapa itu bisa terjadi dan apa penyebabnya ? Dari beberapa poin tersebut kemudian dirumuskan ke dalam sebuah rumusan untuk dijadikan sebagai patokan deklarasi.

Tidak Menyebarkan konten Hoax dan SARA

Banyak sekali konten-konten tersebar di sekitar kita, baik itu soal kesehatan, sosial politik, pariwisata bahkan mengenai agama. Intinya, selama konten itu positif dan bermanfaat sih sebenarnya bagus sekali, akan tetapi kalau konten tersebut tidak berdasar dan ternyata itu negative? Nah inilah sumber permasalahan.

Paling banter penyebarannya melalui aplikasi WhatsApp, biasanya orang-orang akan cepet-cepetan sharing sesuatu ke dalam grup whatsapp yang dimilikinya, seperti misal ada kejadian kecelakaan. Paling parahnya, yang di share adalah foto/video korban kecelakaan secara utuh tanpa ada penyamaran kejadian kecelakaan tersebut, nah hal sekecil itu sebenarnya sudah melanggar etika jurnalistik. Kemudian ada lagi seperti misalnya soal ketidaksukaan sebuah golongan terhadap golongan yang lain dengan menggunakan label agama, bahwasanya golongan ini merasa tersakiti karena perkataan atau perlakuan dari golongan lain yang beda agama, kemudian isu ini dikembangkan dan disebarkan dengan menggunakan dasar-dasar agama yang sebenarnya itu lemah sekali. Akan tetapi semakin dibicarakan maka akan semakin besar permasalahan tersebut dan semakin menjadi-jadi, semua orang berlomba-lomba untuk memberikan persepsinya dan kesimpulan, bahkan orang biasa pun akan merasa dirinya lebih tahu dan lebih benar dari seorang guru/ustadz.

Dari itulah kami mengajak teman-teman untuk lebih berhati-hati dalam memilih berita atau konten yang akan dibagikan. Bacalah dan berpikirlah secara rasional sebelum membagikan konten tersebut, karena sebagian besar orang malas membaca tapi dengan ringan tangan langsung membagikan ke media sosial tanpa mengetahui itu berita benar atau palsu alias hoax.

 

Bijak Bermedia Sosial Sesuai dengan Pancasila

Media sosial adalah sebuah media yang sangat cepat sekali perkembangannya, dan orang semakin cepat untuk membagikan konten yang dimilikinya, terutama untuk media sosial dengan pengikut yang banyak.

Sebagai warganet, kami mengajak teman-teman untuk senantiasa bijak dalam bermedia sosial. Berpikir dahulu sebelum membagikan sebuah berita, atau berbagi konten dengan muatan-muatan yang positif, sehingga bisa lebih bermanfaat dan juga bisa menambah jaringan pertemanan.

 

Menerapkan 4 Pilar MPR RI Dalam Literasi Digital

Biar lebih jelas, gugling dulu mengenai apa itu literasi digital, biar nyambungnya gampang. Nah menurut Gilster (2007) yang memperluas konsep literasi digital sebagai kemampuan memahami dan menggunakan informasi dari berbagai sumber digital, dengan kata lain kemampuan untuk membaca, menulis, dan berhubungan dengan informasi dengan menggunakan teknologi dan format yang ada pada masanya. Penulis lain menggunakan istilah literasi digital untuk menunjukkan konsep yang luas yang menautkan bersama-sama berbagai literasi berbasis kompetensi dan keterampilan teknologi komunikasi, namun menekankan pada kemampuan evaluasi informasi yang lebih “lunak” dan perangkaian pengetahuan bersama-sama pemahaman dan sikap ( Bawden, 2008 ; Martin, 2006, 2008 ).

Sedangkan untuk pengertian 4 Pilar Kebangsaan adalah tiang penyangga yang kokoh agar rakyat Indonesia merasa nyaman, aman, tentram, dan sejahtera, serta terhindar dari berbagai macam gangguan dan bencana. 4 Pilar Kebangsaan tersebut adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Jadi harapannya, para warganet bisa menerapkan hal tersebut ketika berjejaring di sosial media.

Bersatu Membuat Keren Indonesia dengan Konten yang Positif

Sebagai warganet yang kreatif, baik itu blogger, jurnalis, youtuber, instagramer dan lain-lainnya pasti akan sangat membantu dengan konten-kontennya yang positif. Itu secara langsung akan memberikan dampak yang baik juga untuk para warganet lainnya.

 

Yuk bareng-bareng kita menyebarkan semangat yang positif ke teman-teman warganet. Kita yakin kok, kalau kita itu insan kreatif yang sayang kalau kemampuannya hanya kita gunakan untuk hal yang negatif.

Jadilah agen perubahan yang bisa membawa diri kita menjadi insan lebih baik, yang selanjutnya bisa membuat negara kita ini menjadi lebih baik juga.