Perjalanan AMD Indonesia Dalam 5 Tahun, Dari AMD Ryzen Hingga Framework AMD Advantage yang Canggih

Menjelang akhir tahun 2021, AMD Indonesia menggelar acara dengan tema kaleidoskop AMD Ryzen. Di dalam acara yang berlangsung secara hybrid, secara online dengan zoom meeting dan offline, AMD Indonesia berbagi pengalaman AMD Ryzen selama 5 tahun bersama media, blogger, dan konten kreator.

Donnie Brahmandika, Product and retail Enablement AMD Indonesia, mengatakan tahun ini merupakan lima tahunnya AMD Ryzen, dengan hadirnya AMD Ryzen telah mengubah semua teknologi yang ada di personal computer.

Donnie Brahmandika, Product and retail Enablement AMD Indonesia (Dokumentasi AMD Indonesia)

Dalam acara ini, Donnie menjelaskan tentang peningkatan dari AMD Ryzen sejak keluarnya generasi pertama.

Tahun 2017 AMD merilis sebuah prosesor dengan nama AMD Ryzen, dengan hadirnya AMD Ryzen ini menjadi sebuah evolusi di dalam sebuah perangkat laptop, dan ini menjadi sebuah prosesor tercepat untuk laptop seri ultrathin, selain itu AMD juga mengumumkan pertama kalinya kartu grafis integratednya adalah Radeon Vega.

Pada tahun 2018, AMD merilisi AMD Ryzen 3000 mobile series, pada seri kedua ini, AMD mengenalkan sebuah prosessor yang ditujukan untuk gaming laptop, yaitu Ryzen 3000 H Series, dengan dua varian, Ryzen 5 dan Ryzen 7. Hadirnya Ryzen 3000 H series ini menjadi cikal bakal dari performa gaming.

CPU roadmap (tangkapan layar)

Pada tahun 2020 menjadi sebuah tolak ukur AMD dalam menciptakan sebuah prosesor yang terbaik untuk jenis laptop ultrathin maupun gaming, yaitu dengan menggunakan arsitektur 7nm.

Dengan 7nm banyak lompatan-lompatan kinerja dari prosesor AMD Ryzen dibandingkan dengan generasi sebelumnya, terutama dari sisi CPU corenya ada peningkatan yang sangat efisien dibanding dengan generasi sebelumnya termasuk dari baterainya.

Pada tahun ini pula, terjadi sebuah evolusi laptop, yang awalnya laptop gaming berdimensi tebal dengan layar 15 inch, dengan hadirnya AMD Ryzen 4000 series, AMD bersama OEM memperkenalkan sebuah laptop dengan Core factor lebih tipis.

AMD Ryzen 4000 Series merupakan prosesor x86 pertama yang menggunakan arsitektur 7nm dengan 8 core dan 16 thread untuk laptop ultrathin.

Dengan hadirnya AMD Ryzen 4000 series ini dapat memberikan performa prosesor yang lebih cepat dan efisiensi daya yang optimal.

Di tahun berikutnya,  tahun 2021 sekitar bulan Maret, AMD menghadirkan AMD Ryzen 5000 series yang berbasis Zen 3.

Pada Zen 3 ini semakin banyak performa yang ditawarkan oleh AMD dibanding dengan performa generasi sebelumnya, bahkan di AMD Ryzen 5000 series sampai saat ini satu-satunya prosesor yang menggunakan minimal 4 core dan multi thread, dan peningkatan untuk cache memorynya.

AMD Ryzen 5000 series, selain menggunakan arsitektur Zen 3, juga masih menggunakan 8 core dan 16 thread untuk laptop ultrathin.

Perkembangan AMD mulai dari AMD Ryzen 3000 series, yang selanjutnya menjadi AMD Ryzen 4000 series dan saat ini AMD Ryzen 5000 series sangat meningkat signifikan, terutama saat prosesor ini dikombinasikan dengan kartu grafis yang terkini.

Pada seri sebelum AMD Ryzen 5000 series, seringkali mendapati kartu grafis yang dikombinasikan hanya kartu grafis yang mainstream atau belum high end, dan semua terjawab dalam seri terbaru di AMD Ryzen 5000 series.

Di AMD Ryzen 5000 series, AMD pertama kalinya memperkenalkan prosesor HX series yang merupakan unlocked untuk sisi prosesor, dengan arsitektur yang masih sama dengan Zen 3.

Dari situ bisa dilihat, bahwa AMD memberikan sebuah fitur atau inovasi terutama utk perangkat laptop. HX series ini the best processor untuk para gamer, dan Ryzen 9 5900HX merupakan prosesor terbaiknya Ryzen sampai saat ini.

Di bulan Juni 2021, AMD juga memperkenalkan Kartu Grafis untuk mobility perangkat laptop yang berbasisi AMD RDNA 2 yaitu AMD RX 6000M Series yang dirancang untuk menunjang keseharian laptop gaming.

AMD Advantage design framework (tangkapan layar)

Di akhir 2021, AMD mengeluarkan desain framework dengan nama AMD Advantage, yaitu sebuah desain framework yang memberikan standarisasi yang tidak hanya performa saja, display harus premium yang menghadirkan 3 poin kunci seperti,

  1. Amplified Performance, karena dengan menggunakan AMD Ryzen 5000 series dan kartu grafis AMD RX 6000M series mempunyai kemampuan untuk mengaktifkan fitur yang bernama AMD SmartShift dan juga bisa menggunakan fitur AMD Smart Access Memory.
  2. Premium Display, selain dengan performa yang bagus, pengguna laptop gaming membutuhkan tampilan yang bagus. Layarnya merupakan layar yang premium, mulai dari tingkat kecerahan minimal 300 nits, 100% sRGB, dan 72% NTSC dengan panel OLED ataupun IPS, Full HD atau 4K, serta refresh rate mencapai 144 Hz.
  3. Built to Game, selain dengan display yang bagus tentunya laptop ini harus mempunyai perangkat yang sesuai dengan karakter laptop gaming, seperti penggunaan storage NVMe, memiliki sistem pendinginan yang jauh lebih optimal yang dapat menghasilkan suhu rendah pada area sekitar palm rest, terutama pada sektor tombol W, A, S, D tetap stabil pada temperatur kurang dari 40 derajat celcius, dan juga ketahanan daya baterai yang mampu melebihi 10 jam demi kepuasan bermain game.

Itulah sekilas kaleidoskop AMD, yang mengulas dirilisnya AMD Ryzen sejak tahun 2017 hingga 2021, dan beberapa teknologi terbaik yang dipersembahkan oleh AMD.

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.